Kripto Menurut MUI

Apakah Crypto Itu Haram? Ini Faktanya!

Apakah Crypto Itu Haram memang menjadi salah satu pertanyaan terbanyak dan juga terbesar oleh para investor mata uang kripto atau Cryptocurrency. Sebelum kalian masuk ke dalam, kalian pun wajib mengetahui apa itu Crypto.

Cyrptocurrency merupakan salah satu mata uang digital yang diciptakan sebagai alat tukar bagi yang berkenan untuk menggunakannya. Ada banyak sekali jenis mata uang kripto yang dikenal dalam dunia investasi digital, mulai dari Bitcoin, Altcoin, Feathercoin, Dogecoin, dan lain sebagainya.

Dan yang paling populer dari banyaknya jenis mata uang digital itu adalah Bitcoin. Karena nilai dan profit Bitcoin dilansir paling banyak dibandingkan dengan yang lain.

Jadi apakah Crypto Itu Haram? Ini Faktanya!

Kripto Menurut MUI

Kripto Menurut MUI

Kripto Menurut MUI

Indonesia memang memiliki beberapa aturan yang merujuk pada agama Islam yang memang memiliki beberapa kriteria untuk menyatakan suatu bisnis itu halal atau tidak.
Oleh sebab itu sebagai Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan beberapa catatan atau fakta mengenai investasi kripto digital.
– Bitcoin merupakan produk dari perkembangan dunia digital yang ingin membuat alat tukar atau investasi di luar kendali bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia.
– Bitcoin menjadi salah satu mata uang digital yang tersebar yang memiliki sistem peer-to-peer.
– Dimana semua transaksi dicatat dengan terbuka di mata publik dengan pembukuan bernama Blockchain.
– Penyebaran Bitcoin yang dimulai sejak tahun 2009 mengusung mata uang digital berbasis Cryptography. Yang para pengguna lainnya melakukan aktivitas jual beli mata uang disebut Cryptocurrency.
Cryptocurrency sendiri merupakan mata uang digital diluar regulasi pemerintah dan bukan termasuk mata uang resmi. Bitcoin sendiri dibatasi hingga 21 juta yang didapatkan dengan cara membeli atau menambang.
– Bitcoin di beberapa negara dianggap sebagai mata uang asing, umumnya tidak diakui regulator karena tidak ada nilai aset tetap.
Beberapa ulama mengatakan bahwa Bitcoin sama halnya dengan uang karena berfungsi sebagai alat tukar, standar nilai dan alat saving. Namun sebagian ulama lainnya menolak pendapat ini.

Uang menurut Buhuts Fi Al-Iqtishad Al-Islami 1996, halaman 78 adalah “النقد هو كل وسيط للتبادل يلقي قبولا عاما مهما كان ذلك الوسيط وعلى أيّ حال يكون”.
Fatwa MUI mengatakan transaksi jual beli mata uang sebenarnya boleh. Dengan syarat : tidak untuk spekulasi, untuk kebutuhan, apabila dilakukan pada mata uang sejenis yang nilainya harus sama serta tunai (attaqabudh).
– Bitcoin digunakan untuk alat transaksi dengan syarat ada serah terima (taqabudh), kuantitasnya sama jika jenisnya sama.
– Bitcoin dikatakan lebih dekat dengan gharar karena tidak ada aset pendukungnya, harga tak bisa dikendalikan, dan tidak ada yang menjamin secara resmi.
– Dan Bitcoin hukumnya adalah mubah sebagai alat tukar bagi yang berkenan melakukannya namun sebagai investasi Bitcoin hukumnya haram.

Baca Juga : Cara Download Video Facebook

Kalian pun wajib berhati-hati dan harus mengetahui lebih lanjut terlebih dahulu.

Baca Juga : Cara Top Up GoPay

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Kripto Menurut MUI. Semoga informasi yang akmi sampaikan dapat bermanfaat bagi kalian para pembaca.

Terima kasih sudah berkunjung!

Default image
admin
Articles: 342

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124